Kenali Perbedaan antara Liabilitas & Investasi

March 16, 2023
liabilitas dan investasi

Dalam dunia keuangan, terdapat dua istilah penting yang menjadi perhatian perusahaan maupun individu dalam mengelola keuangan yaitu liabilitas dan investasi. Sebagian besar orang mungkin lebih familiar dengan istilah investasi dibandingkan liabilities. Keduanya berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan, namun memiliki perbedaan dalam beberapa aspek mulai dari arti, konsep, tujuan, risiko, dan aspek lainnya.

Kenali lebih jauh perbedaan liabilitas dan investasi, khususnya untuk perorangan:

Arti Liabilitas & Investasi

Liabilitas adalah bentuk kewajiban berupa hutang yang wajib dibayar oleh seseorang. Hutang tersebut dapat berupa pinjaman, kredit, ataupun tagihan yang belum dibayar.

Investasi adalah pengeluaran dalam bentuk uang yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan di masa depan.

Konsep Liabilitas & Investasi

Liabilitas muncul untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan seseorang. Sumber dana pemenuhan kebutuhan tersebut berasal dari pinjaman kepada pihak lain. Pengembalian pinjam harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu, sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.

Investasi dilakukan dengan menyisihkan dana dalam jumlah tertentu untuk ditempatkan dalam instrumen investasi seperti saham, emas, atau reksa dana dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan dalam jumlah lebih besar dibandingkan pengeluaran di masa yang akan datang.

Tujuan Liabilitas & Investasi

Tujuan liabilitas adalah untuk memenuhi kebutuhan seseorang saat ini. Kebutuhan ini umumnya berbentuk rumah, kendaraan, ataupun kesehatan.

Tujuan investasi adalah untuk mendapatkan keuntungan lebih besar di masa depan. Kebutuhan tersebut nantinya dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hari tua, pendidikan anak, ataupun sebagai bentuk pendapatan pasif.

Risiko Liabilitas & Investasi

Liabilitas memiliki risiko di mana individu harus membayar kembali pinjaman tepat pada waktunya dengan tambahan bunga yang telah disepakati. Keterlambatan atau ketidakmampuan dalam pembayaran pinjaman dapat membuat individu tersebut terjerat masalah finansial yang lebih besar.

Investasi memiliki risiko yang berbeda-beda, tergantung pada jenis instrumen yang dipergunakan. Pada umumnya, semakin besar potensi keuntungan yang dimiliki sebuah instrumen, semakin besar pula risikonya untuk mengalami kerugian. Untuk itu, setiap individu yang ingin melakukan investasi wajib mempelajari terlebih dahulu perihal risiko yang ada.

Jenis Liabilitas dan Investasi

Secara umum, terdapat dua jenis liabilitas yang dibedakan berdasarkan waktu pembayaran, yaitu:

Liabilitas atau hutang jangka pendek.

Jenis liabilitas ini merupakan bentuk hutang yang memiliki waktu pembayaran maksimal 12 bulan.

Liabilitas atau hutang jangka panjang.

Jenis liabilitas ini memiliki waktu pembayaran yang lebih lama, diatas 12 bulan.

Contoh paling umum dari liabilitas adalah kredit rumah dan kredit kendaraan bermotor. Keduanya wajib dibayarkan setiap bulan dengan jumlah cicilan yang telah disepakati bersama.

Sementara itu, jenis investasi umumnya dibedakan atas tujuannya yaitu:

Investasi jangka pendek

Investasi ini memiliki jangka waktu 1-3 tahun. Contoh instrumen investasi jangka pendek adalah surat utang negara jangka pendek, reksa dana pasar uang, dan deposito.

Investasi jangka menengah

Investasi ini memiliki jangka waktu 3-10 tahun. Contoh instrumen investasi jangka menengah adalah reksa dana campuran, reksadana pendapatan tetap, dan obligasi.

Investasi jangka panjang

Investasi ini memiliki jangka waktu di atas 10 tahun. Contoh instrumen investasi jangka panjang adalah logam mulia emas, saham, properti, dan reksa dana saham.

Cermat dalam Memilih Liabilitas dan Investasi

Beberapa benda dapat disebut sebagai liabilitas atau investasi tergantung pada situasi dan kondisi. Sebagai contoh, sebuah mobil dapat menjadi liabilitas bila seseorang menghabiskan banyak uang untuk mobil tersebut, lebih banyak dari yang mereka hasilkan. Namun, saat mobil tersebut dapat dipergunakan untuk memberikan pemasukan yang lebih besar (sebagai mobil rental atau mobil usaha), maka kendaraan tersebut menjadi sebuah investasi. Bahkan rumah tinggal Anda sekarang bisa menjadi sebuah liabilitas, karena rumah akan membutuhkan perawatan untuk selalu nyaman ditinggali. Apalagi kalau beli rumah dengan cara KPR.

Liabilitas dan investasi memiliki manfaat tersendiri bagi setiap individu. Hal yang terpenting adalah pengelolaan liabilitas dan investasi perlu dilakukan dengan hati-hati agar dapat membawa manfaat yang diinginkan dan tidak mengalami kerugian yang justru menambah beban finansial.

Cermat dalam memilih liabilitas dan kesepakatan sistem pembayaran akan membantu menghindari beban finansial lebih besar di masa yang akan datang. Sementara itu, cermat dalam investasi berarti memilih investasi yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Salah satu jenis investasi yang populer saat ini adalah Reksa Dana Manulife. Instrumen investasi ini terdiri dari beberapa produk yang dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Kemudahan dalam proses investasi berkat dukungan dari manajer investasi membuat reksadana cocok untuk semua pihak mulai dari investor pemula hingga para profesional.

Untuk Anda yang sedang menimbang-nimbang jenis investasi yang tepat untuk kebutuhan pribadi di masa yang akan datang, pilihan instrumen investasi Reksa Dana Manulife dapat menjadi pertimbangan.